Moderasi beragama hadir sebagai cara pandang yang menuntun umat beragama untuk menjalankan keyakinannya secara teguh tanpa bersikap berlebihan maupun merendahkan pihak lain. Sikap moderat mengajarkan keseimbangan antara kesalehan individu dan kepedulian sosial, sehingga nilai-nilai agama dapat menjadi sumber kedamaian, persatuan, dan kemajuan bersama. Dengan demikian, moderasi beragama bukanlah bentuk pengurangan ketaatan, melainkan wujud kedewasaan dalam mengamalkan ajaran agama secara bijaksana. Dalam praktiknya, SMPN 5 Malang mencoba untuk menerapkan moderasi beragama, khususnya dalam bulan Ramadhan, tidak hanya melaksanakan kegiatan untuk siswa beragama islam saja namun juga kegiatan untuk siswa agama lainnya.
Siswa beragama Islam secara penuh dalam 3 hari melaksanakan Pesantren Ramadhan, kemudian juga melaksanakan kegiatan penyaluran ZISMA (Zakat, Infaq, dan Sodaqoh) sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial antarwarga sekolah. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan empati yang senantiasa ditanamkan kepada seluruh siswa.
Zisma yang dihimpun dari partisipasi siswa, guru, dan tenaga kependidikan disalurkan kepada siswa yang membutuhkan serta beberapa lembaga yang diundang. Tidak hanya itu, zizma juga dibagikan kepada warga dilingkungan terdekat yang memang membutuhkan.
Kamis, 5 Maret 2026 berlangsung juga kegiatan nuzulul quran Kegiatan ini diikuti oleh 10 siswa perwakilan tiap kelas, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ust. M. Shoniful Hadi, S.Pd, yang dikenal sebagai TOP 6 AKSI Indosiar 2022. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan inspiratif tentang makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Beliau juga mengajak para siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an dengan membiasakan membaca, mempelajari, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejak usia muda.
Dalam bulan yang sama untuk siswa beragama kristiani diadakan kegiatan retreat pondok kasih yang bertempat di villa batu, sebanyak kurang lebih 60 siswa SMPN 5 dan 40 siswa dari SMPN 20 melaksanakan kegiatan dengan penuh khidmat. Sedangkan untuk siswa beragama hindu juga melaksanakan kegiatan tirta yatra.

SMP NEGERI 5 MALANG Kridha Bhakti Satria Hanoraga